Bentuk Usaha Tetap Adalah: Ketentuan dan Contoh di Indonesia (2023)

Bentuk Usaha Tetap Adalah: Ketentuan dan Contoh di Indonesia (1)

Pernah mendengar istilah Bentuk Usaha Tetap atau yang biasa disingkat BUT? Istilah ini memang kurang begitu akrab ya untuk orang awam, namun kalau kalian memahami bidang perpajakan, istilah ini mungkin cukup dikenal.

Bentuk usaha tetap adalah suatu bentuk usaha yang digunakan oleh subjek pajak luar negeri, baik subjek pajak orang pribadi maupun badan guna, untuk menjalankan kegiatan usaha atau bisnisnya di Indonesia.

Bentuk Usaha Tetap Adalah …

Pengertian bentuk usaha tetap adalah badan usaha yang digunakan oleh subjek pajak luar negeri atau non-resident taxpayer. BUT bisa dimiliki oleh perorangan atau pribadi (nature person) maupun badan resmi (legal person) dalam kegiatan bisnisnya di Indonesia.

Bentuk usaha tetap merupakan bentuk usaha yang digunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal atau berkedudukan di Indonesia, namun orang pribadi yang berada di Indonesia tersebut tidak lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan di Indonesia, serta badan yang tidak didirikan dan tidak berkedudukan di Indonesia untuk menjalankan setiap usaha untuk melakukan kegiatannya di Indonesia. ~ Undang-undang No.36 tahun 2008 pasal 2 ayat 5 tentang Pajak Penghasilan

Jadi, secara umum bisa disimpulkan bahwa bentuk usaha tetap ini merupakan semacam cabang atau perwakilan perusahaan yang berasal dari luar negeri dan didirikan di Indonesia.

Mengenai batasan kedudukannya di Indonesia seperti yang tadi sudah disebutkan, 183 hari dalam 1 tahun itu diterapkan jika antara Indonesia dengan negara asal perusahaan yang bersangkutan tidak memiliki tax treaty atau persetujuan penghindaran pajak berganda (P3B).

Sebaliknya, jika di antara dua negara tersebut memiliki tax treaty, batasan waktu sebagai BUT di Indonesia akan ditentukan sesuai dengan perjanjian yang disepakati oleh kedua negara yang bersangkutan.

Baca juga: Pahami Pengertian dan Contoh Perusahaan Unicorn, Yuk!

(Video) Apa itu Bentuk Usaha Tetap (BUT) ..?

Landasan Pembuatan Bentuk Usaha Tetap

Pembuatan bentuk usaha tetap sebenarnya ditujukan pemerintah untuk perusahaan yang melakukan penanaman modal asing dan menjadi wajib pajak dalam negeri.

Ini memang sering terjadi dikarenakan meningkatnya jumlah investor asing yang masuk ke Indonesia dengan menggunakan joint venture, yaitu bekerja sama dengan perusahaan asing lainnya maupun perusahaan lokal yang ada di Indonesia.

Untuk menghindari adanya pengenaan pajak berganda dengan penghasilan yang diperoleh suatu perusahaan asing di Indonesia, pemerintah melakukan pengujian keberadaan mengenai BUT di Indonesia, apakah bentuk usaha ini memiliki kriteria yang menentukan Indonesia memiliki hak atas pajak penghasilan tersebut atau tidak.

Pernyataan ini sesuai dengan yang tercantum dalam UU 36/2008 pasal 2 ayat 6, yaitu bahwa tempat tinggal orang pribadi atau kedudukan suatu badan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak menurut keadaan yang sebenarnya.

Bentuk Usaha Tetap Adalah: Ketentuan dan Contoh di Indonesia (2)

Jenis Bentuk Usaha Tetap

Jenis bentuk usaha tetap di Indonesia, antara lain adalah:

1. Perusahaan Cabang

Perusahaan cabang adalah sebuah kantor yang didirikan untuk memajukan kegiatan operasional usaha. Jika suatu perusahaan asing memiliki cabang di Indonesia, usaha tersebut akan dikategorikan sebagai perusahaan tetap. Lantaran itulah, perusahaan cabang merupakan salah satu jenis bentuk usaha tetap.

Jika memang terbukti kegiatan perusahaan tetap dilakukan di wilayah Indonesia, artinya setiap penghasilan dari usaha tersebut harus dikenakan pajak yang berlaku.

2. Bangunan Perusahaan

Bangunan perusahaan komersial merupakan salah satu bukti fisik yang dapat dikatakan sebagai jenis bentuk usaha tetap di Indonesia. Karena itulah, keberadaan bangunan merupakan salah satu penghasilan yang harus dimasukkan dalam perpajakan.

(Video) Pajak Transaksi Internasional - Bentuk Usaha Tetap (Astera Primanto Bhakti)

Sebuah bisnis permanen harus dikenakan pajak atas penghasilan. Termasuk juga pendirian bangunan bengkel atau gedung bengkel sebagai anak perusahaan dari bisnis otomotif perusahaan asing.

3. Bangunan Pabrik

Perusahaan asing yang bergerak di bidang manufaktur memang seringkali mendirikan pabriknya di Indonesia untuk menunjang kegiatan operasional usahanya. Keberadaan pabrik tersebut termasuk bentuk usaha tetap. Berdirinya pabrik di Indonesia melambangkan bahwa perusahaan tersebut besar dan stabil.

Baca juga: Mari Mengenal Pengertian Pajak Lebih Dalam!

Contoh Bentuk Usaha Tetap di Indonesia

Pada Pasal 2 Ayat (5) UU 36/2008, pemerintah menyebutkan bahwa contoh bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak penghasilan terdiri dari 16 bentuk usaha.

Contoh bentuk usaha tetap di Indonesia, yaitu:

  1. Tempat kedudukan manajemen
  2. Cabang perusahaan
  3. Kantor perwakilan
  4. Gedung kantor
  5. Pabrik
  6. Bengkel
  7. Gudang
  8. Ruang untuk promosi dan penjualan
  9. Pertambangan dan penggalian sumber alam
  10. Wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi
  11. Perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, atau kehutanan
  12. Proyek konstruksi, instalasi, atau perakitan
  13. Pemberian jasa dalam bentuk apapun oleh pegawai atau oleh orang lain, sepanjang dilakukan lebih dari 60 hari dalam jangka waktu 12 bulan
  14. Orang atau badan yang bertindak selaku agen yang kedudukannya tidak bebas
  15. Agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia yang menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia
  16. Komputer, agen elektronik, atau peralatan otomatis yang dimiliki, disewa, atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik untuk menjalankan kegiatan usaha melalui internet

Revisi UU terbaru tentang PPh ini juga menegaskan bahwa bentuk usaha tetap adalah subjek pajak yang perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan subjek pajak badan. Hal ini tertuang dalam Pasal 2 ayat (1a) yang baru saja ditambahkan dalam pasal 2 antara ayat 1 dan 2.

Penghasilan yang Menjadi Objek Pajak Penghasilan BUT

Besarnya Penghasilan Kena Pajak (PKP) bagi WP dalam negeri dan BUT ditentukan berdasarkan penghasilan bruto dikurangi biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan.

Berdasarkan Pasal 6 Ayat (1) UU 36/2008 pengurang biaya dari penghasilan bruto termasuk:

  • Biaya yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan kegiatan usaha, seperti biaya pembelian bahan, biaya yang berkenaan dengan pekerjaan atau jasa termasuk upah, gaji, biaya perjalanan, hingga premi asuransi
  • Penyusunan atas pengeluaran untuk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran untuk memperoleh hak dan atas biaya lain yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun
  • Iuran kepada dana pensiun yang telah disahkan oleh Menteri Keuangan
  • Kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yang dimiliki dan digunakan dalam perusahaan atau yang dimiliki untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan
  • Kerugian selisih kurs mata uang asing
  • Biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yang dilakukan di Indonesia
  • Biaya beasiswa, magang, dan pelatihan
  • Piutang yang secara nyata tidak dapat ditagih
  • Sumbangan dalam rangka penanggulangan bencana nasional yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah
  • Sumbangan dalam rangka penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah
  • Biaya pembangunan infrastruktur sosial yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah
  • Sumbangan fasilitas pendidikan yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah
  • Sumbangan dalam rangka pembinaan olahraga yang ketentuannya diatur dengan Peraturan Pemerintah

Cara Menghitung Penghasilan Kena Pajak Bentuk Usaha Tetap

PKP bagi wajib pajak luar negeri yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu contoh bentuk usaha tetap di Indonesia dalam suatu tahun pajak dihitung dengan cara:

(Video) Perpajakan Internasional: Bentuk Usaha Tetap (BUT) Bagian 1

  • Penghasilan Kena Pajak x tarif = PPh Tahunan terutang
  • PPh Tahunan terutang – kredit pajak = PPh Tahunan yang harus dibayar
  • Branch Profit Tax = 20% x (PKP – PPh Tahunan yang terutang)

Tarif Pajak Bentuk Usaha Tetap

Pemerintah menerapkan tarif pajak sebesar 25% untuk penghasilan kena pajak bentuk usaha tetap yang mulai berlaku pada tahun pajak 2010. Bukan hanya pada pihak wajib pajak luar negeri, tarif ini juga berlaku untuk wajib pajak badan dalam negeri. Peraturan ini tercantum pada perubahan UU PPh Nomor 36/2008 yang tertuang dalam pasal 17 ayat (2a) UU tersebut.

Sebelumnya, tarif pajak bagi bentuk usaha tetap dan wajib pajak badan dalam negeri berlaku progresif sesuai besaran penghasilan kena pajak perusahaan tersebut.

Tarif pajak yang berlaku pada UU PPh Nomor 17/2000 ditetapkan sebesar 10-30%, mulai dari penghasilan kena pajak Rp50.000.000 hingga Rp100.000.000 ke atas.

Perlu diingat, penghasilan kena pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu bentuk usaha tetap di Indonesia dikenai pajak sebesar 20%. Kecuali apabila penghasilan tersebut ditanamkan kembali di Indonesia, yang ketentuannya telah diatur lebih lanjut atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan.

Tidak hanya PPh tahunan, bentuk usaha tetap juga wajib membayar PPh 26 atau Branch Profit Tax dengan tarif 20% atas penghasilan kena pajak setelah dikurangi dengan PPh tahunan yang terutang. Namun jika bentuk usaha tetap adalah treaty partner Indonesia, tarif Branch Profit Tax yang berlaku sesuai perjanjian P3B.

Baca juga: Sudah Tahu Apa Saja Contoh Pajak Langsung?

Itu tadi pembahasan dan penjelasan secara umum bahwa badan usaha tetap adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia untuk menjalankan bisnisnya.

Adanya tarif pajak yang dikenakan pada bentuk usaha tetap bertujuan untuk menghitung adanya pengeluaran biaya pajak sebagai kepentingan perusahaan.

Sebagai pebisnis, sedikit banyak kamu juga perlu tahu mengenai perhitungan pajak semacam ini. Dalam menjalankan bisnis, kamu bisa menggunakan aplikasi kewirausahaan online seperti aplikasi majoo yang memiliki banyak fitur untuk membantu segala kegiatan operasional bisnis. Kamu pun dapat mengatur pajak dan service charge yang akan dibebankan ke produk yang kamu jual. So, kenapa harus ditunda-tunda? Langganan majoo sekarang!

(Video) 2 BENTUK USAHA TETAP

Pertanyaan Terkait

  • Pengertian bentuk usaha tetap adalah badan usaha yang digunakan oleh subjek pajak luar negeri atau non-resident taxpayer. BUT bisa dimiliki oleh perorangan atau pribadi (nature person) maupun badan resmi (legal person) dalam kegiatan bisnisnya di Indonesia.

  • Pada Pasal 2 Ayat (5) UU 36/2008, pemerintah menyebutkan bahwa yang termasuk bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak penghasilan terdiri dari 16 bentuk usaha, di antaranya (1) Tempat kedudukan manajemen, (2) Cabang perusahaan, (3) Kantor perwakilan, (4) Gedung kantor, (5) Pabrik, (6) Bengkel, (7) Gudang, (8) Ruang untuk promosi dan penjualan, (9) Pertambangan dan penggalian sumber alam, (10) Wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi, (11) Perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, atau kehutanan, (12) Proyek konstruksi, instalasi, atau perakitan, (13) Pemberian jasa dalam bentuk apapun oleh pegawai atau oleh orang lain, sepanjang dilakukan lebih dari 60 hari dalam jangka waktu 12 bulan, (14) Orang atau badan yang bertindak selaku agen yang kedudukannya tidak bebas, (15) Agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yang tidak didirikan dan tidak bertempat kedudukan di Indonesia yang menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia, (16) Komputer, agen elektronik, atau peralatan otomatis yang dimiliki, disewa, atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik untuk menjalankan kegiatan usaha melalui internet

  • BUT termasuk subjek pajak penghasilan.

FAQs

Apa yg dimaksud dengan bentuk usaha tetap? ›

Yang dimaksud dengan Bentuk Usaha Tetap (BUT) (bahasa Inggris: permanent establishment)adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau badan ...

Apa saja yang termasuk bentuk usaha tetap sesuai dengan pasal 2 ayat 5 UU PPh? ›

Bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak berdasarkan yang sebagaimana dimaksud dalam UU 36/2008 pasal 2 ayat 5 yaitu antara lain tempat kedudukan manajemen, cabang perusahaan, kantor perwakilan, gedung kantor, pabrik, bengkel, gudang, ruang yang digunakan untuk promosi dan penjualan, pertambangan dan penggalian ...

Apa saja kewajiban but yang ada di Indonesia? ›

BUT wajib menyampaikan SPT PPh Badan, SPT PPh Pasal 21/26, PPh Pasal 23/26, PPh Pasal 22, PPh Pasal 4 ayat (2) dan/atau PPN yang sesuai dengan ketentuan.

Apa perbedaan but dan anak perusahaan? ›

Perbedaan BUT dan Anak Perusahaan

Terutama dari sisi perlakuan biaya BUT. BUT dan kantor pusatnya merupakan satu entitas. Sedangkan anak perusahaan dan induk perusahaan merupakan entitas terpisah.

Bagaimana perlakuan but dalam sudut pandang Undang Undang Indonesia? ›

BUT merupakan salah satu dari subjek pajak itu sendiri yang perlakuannya dalam perspektif pajak akan sama dengan subjek pajak badan, seperti yang tertulis pada Pasal 2 ayat (1a) UU Nomor 36 Tahun 2008 yang menyatakan bahwa Bentuk Usaha Tetap merupakan subjek pajak yang perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan subjek ...

Apa saja bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak? ›

16 Bentuk Usaha Tetap yang Dapat Menjadi Subjek Pajak Penghasilan
  • tempat kedudukan manajemen;
  • cabang perusahaan;
  • kantor perwakilan;
  • gedung kantor;
  • pabrik;
  • bengkel;
  • gudang;
  • ruang untuk promosi dan penjualan;
25 Mar 2021

Apa yang dimaksud dengan objek pajak penghasilan bentuk usaha tetap? ›

Sumber Foto: Kemenkeu. PajakOnline.com—Obyek Pajak Bentuk Usaha Tetap (BUT) menurut Pasal 5 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1994 adalah penghasilan dari usaha atau kegiatan Bentuk Usaha Tetap dari harta yang dimiliki atau dikuasai (Penghasilan BUT sendiri).

4 Apakah but merupakan wajib pajak luar negeri? ›

BUT masuk dalam kategori subjek pajak luar negeri dan merupakan wajib pajak (WP) badan, di samping subjek pajak lainnya yang juga dipungut pajak penghasilan, seperti orang pribadi, perseroan terbatas (PT), yayasan, serta badan usaha milik negara (BUMN) dan BUMD.

Bagaimana perlakuan pajak terhadap bentuk usaha tetap but bila proyek yang dijalankan di Indonesia dibayarkan langsung ke China tidak melalui BUT? ›

Bagaimana bila proyek yang dijalankan di Indonesia dibayarkan langsung ke China tidak melalui BUT? Maka perusahaan yang membayar ke China yang akan dibebankan Branch Profit Tax 20% atau disebut PPh Pasal 26 dan memerlukan DGT Form atau COR agar tidak dikenai Tarif 20%.

Apakah but harus berbadan hukum? ›

Disamping itu perusahaan asing dapat menjalankan usaha di Indonesia melalui BUT dimana bukan merupakan badan hukum Indonesia yang artinya BUT adalah bukan wajib pajak dalam negeri.

3 ada 3 asas pemungutan pajak asas manakah yang dianut oleh bangsa Indonesia? ›

Asas Pemungutan Pajak Yang berlaku di Indonesia
  • Jenis asa pemungutan pajak.
  • Asas Domisili. Pemungutan pajak dilakukan berdasarkan domisili atau tempat tinggal wajib pajak. ...
  • 2. Asas Sumber. ...
  • 3. Asas Kebangsaan. ...
  • Asas pemungutan yang berlaku di Indonesia.
22 Oct 2020

Apa yang dimaksud dengan BUT dan contohnya? ›

Bentuk usaha tetap (BUT) adalah sebuah bentuk badan usaha tetap yang dipergunakan subjek pajak luar negeri (non-resident taxpayer) baik orang pribadi (nature person) atau badan (legal person) untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia.

Apa yang dimaksud dengan BUT dan berikan lah contoh but? ›

Pengertian BUT (Bentuk Usaha Tetap) adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, warga negara asing yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, Warga Negara Indonesia yang berada di luar ...

Apa itu konsep but? ›

Bentuk usaha tetap (BUT) adalah bentuk usaha yang dipergunakan subjek pajak luar negeri baik orang pribadi atau badan untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia.

Bagaimana kriteria yang membuat suatu bentuk usaha dikelompokkan sebagai Bentuk Usaha Tetap BUT? ›

Ketiga kriteria itu antara lain pertama, adanya suatu tempat usaha (place of business) di Indonesia. Kedua, tempat usaha bersifat permanen. Ketiga, tempat usaha digunakan oleh orang pribadi asing atau badan asing untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan.

Apa saja biaya biaya yang boleh dikurangkan dalam pemajakan but? ›

Biaya - biaya yang boleh dikurangkan dari penghasilan BUT yaitu :
  • Biaya untuk mendapatkan,menagih, dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 36 TAHUN 2008)
  • Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya.(Pasal 6 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2008)
25 Nov 2019

Apa saja yang bukan objek pajak penghasilan bentuk usaha tetap? ›

Yang bukan objek pajak penghasilan, di antaranya:

Bantuan atau sumbangan, termasuk di dalamnya zakat. Selain itu, ada juga harta hibahan dari keluarga sedarah, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, lembaga sosial, dan orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan usaha kecil.

Apa saja kewajiban dari BUT itu sendiri dalam perpajakan? ›

BUT wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”). Pendaftaran tersebut dilakukan paling lama 1 bulan setelah saat mulai menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia. Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan NPWP secara jabatan jika BUT tidak melaksanakan kewajiban pendaftaran.

Apakah bentuk badan usaha mempengaruhi perhitungan pajak badan? ›

Berdasarkan hasil analisis tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pemilihan bentuk badan usaha berpengaruh terhadap perhitungan besarnya beban pajak penghasilan yang harus ditanggung oleh Wajib Pajak.

Faktor apa saja yang mempengaruhi ketentuan pajak internasional suatu negara? ›

Pada umumnya terdapat dua faktor yang mempengaruhi ketentuan pajak internasional suatu negara, di antaranya:
  1. Personal Connecting Factor. Faktor penghubung yang mengaitkan hak pajak suatu negara berdasarkan status subjek pajak negara tersebut. ...
  2. Objective Connecting Factor.
27 Aug 2019

Mengapa but menjadi subjek pajak luar negeri? ›

Bentuk Usaha Tetap atau BUT merupakan kendaraan bagi subjek pajak luar negeri untuk memperoleh penghasilan dari Indonesia. Maksud kendaraan subjek pajak luar negeri yaitu BUT sebagai sarana untuk mendapatkan active income. BUT merupakan cabang perusahaan luar negeri yang ada di Indonesia.

Apa saja kriteria untuk menentukan BUT di Indonesia dari SPLN? ›

Kriteria Penentuan BUT

adanya suatu tempat usaha (place of business) di Indonesia; tempat usaha tersebut bersifat permanen; dan. tempat usaha tersebut digunakan oleh subjek pajak luar negeri untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan.

Apa saja objek penghasilan BUT? ›

Adapun penghasilan lain yang menjadi Objek Pajak BUT sesuai UU PPh Pasal 26 adalah sebagai berikut:
  • Dividen.
  • Bunga termasuk premium, diskonto, dan imbalan sehubungan dengan jaminan pengembalian utang, ...
  • Imbalan sehubungan dengan jasa, pekerjaan, dan kegiatan.
  • Hadiah dan penghargaan.
24 Nov 2018

Siapa wajib pajak PPh badan? ›

Dalam penjelasan Pasal 1 UU PPh, subjek pajak yang menerima atau memperoleh penghasilan disebut sebagai wajib pajak. Adapun yang disebut dengan wajib pajak badan adalah badan yang telah memenuhi kriteria subjektif (masuk dalam lingkup definisi badan) dan kriteria objektif (memiliki penghasilan yang menjadi objek PPh).

Subjek pajak ada berapa? ›

Subjek pajak juga dibagi menjadi 4 jenis atau bagian. Berdasarkan domisilinya, subjek pajak terbagi menjadi dua yakni pajak penghasilan dalam negeri dan pajak penghasilan luar negeri. Sedangkan, 4 kategori tersebut yaitu orang pribadi, warisan, badan, dan juga BUT (badan usaha tetap).

Wajib pajak ada berapa? ›

Wajib pajak terbagi dalam dua kelompok besar, yakni Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan.

Berapa tarif pajak dari PPN? ›

Berdasarkan UU HPP dimaksud, tarif PPN yang sebelumnya sebesar 10% (sepuluh persen) diubah menjadi: sebesar 11% (sebelas persen) mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022; sebesar 12% (dua belas persen) mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025.

Berupa apa saja tempat usaha yang digunakan oleh BUT dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia? ›

BUT dapat berupa :
  • tempat kedudukan manajemen;
  • cabang perusahaan;
  • kantor perwakilan;
  • gedung kantor;
  • pabrik;
  • bengkel;
  • gudang;
  • ruang untuk promosi dan penjualan;

Dapatkah subjek pajak dikenakan pajak atas penghasilan dari luar negeri? ›

Berdasarkan pada Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) PMK 192/2018, diketahui penghasilan dari luar negeri akan dikenakan PPh di Indonesia. PPh yang dibayarkan atas penghasilan dari luar negeri tersebut dapat dikreditkan di Indonesia.

Mengapa ketentuan bentuk usaha tetap dibuat? ›

Alasan dibuatnya ketentuan bentuk usaha tetap adalah hal dasar yang perlu diketahui badan usaha tetap. Pemerintah menekankan dibuatnya ketentuan bentuk usaha tetap adalah karena untuk mengakomodir wajib pajak luar negeri yang melakukan penanaman modal asing di dalam negeri (resident taxpayer).

Apa yg dimaksud dengan bentuk usaha tetap? ›

Yang dimaksud dengan Bentuk Usaha Tetap (BUT) (bahasa Inggris: permanent establishment)adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, atau badan ...

Siapakah yang termasuk dalam bentuk usaha tetap? ›

Bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak berdasarkan yang sebagaimana dimaksud dalam UU 36/2008 pasal 2 ayat 5 yaitu antara lain tempat kedudukan manajemen, cabang perusahaan, kantor perwakilan, gedung kantor, pabrik, bengkel, gudang, ruang yang digunakan untuk promosi dan penjualan, pertambangan dan penggalian ...

Apa saja contoh pajak langsung? ›

Contoh pajak langsung antara lain: (1) Pajak kendaraan bermotor, (2) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), (3) Pajak Penghasilan.

Apa contoh dari asas kebangsaan? ›

Asas kebangsaan adalah asas yang menyatakan bahwa seorang warga negara akan selalu terikat dengan bangsanya walaupun ia berada di luar negeri. Misalkan seseorang dengan kebangsaan Indonesia pergi ke Amerika dan melakukan hal yang sah secara hukum di Amerika, namun melanggar hukum di Indonesia.

Apa dasar pemungutan pajak di Indonesia? ›

Asas yuridis atau hukum di Indonesia yang dijadikan landasan pemungutan pajak adalah Pasal 23 ayat (2) Undang Undang Dasar 1945.

Apa yang dimaksud dengan BUT dan berikan lah contoh but? ›

Pengertian BUT (Bentuk Usaha Tetap) adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di Indonesia, warga negara asing yang berada di Indonesia tidak lebih dari 183 (seratus delapan puluh tiga) hari dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan, Warga Negara Indonesia yang berada di luar ...

Apakah PT termasuk bentuk usaha tetap? ›

Bentuk Usaha Tetap (BUT) masuk dalam kategori subjek pajak luar negeri dan merupakan wajib pajak (WP) badan, di samping subjek pajak lainnya yang juga dipungut pajak penghasilan, seperti orang pribadi, perseroan terbatas (PT), yayasan, serta BUMN dan BUMD.

Apa saja bentuk bentuk badan usaha? ›

Secara garis besar, badan usaha di Indonesia dibagi menjadi tiga berdasarkan kepemilikannya, yaitu BUMN, BUMD, dan BUMS.

Bagaimana cara menghitung penghasilan kena pajak BUT? ›

Rumus Perhitungan Pajak BUT

Berikut adalah cara menghitung penghasilan kena pajak BUT dengan rumus perhitungannya: Penghasilan kena pajak x tarif = PPh tahunan terutang. PPh tahunan terutang - kredit pajak - PPh tahunan yang harus dibayarkan. Branch profit tax = 20% x (PKP - PPH tahunan yang terutang)

Apa saja bentuk usaha tetap yang menjadi subjek pajak? ›

16 Bentuk Usaha Tetap yang Dapat Menjadi Subjek Pajak Penghasilan
  • tempat kedudukan manajemen;
  • cabang perusahaan;
  • kantor perwakilan;
  • gedung kantor;
  • pabrik;
  • bengkel;
  • gudang;
  • ruang untuk promosi dan penjualan;
25 Mar 2021

Apa saja yang bukan objek pajak penghasilan bentuk usaha tetap? ›

Yang bukan objek pajak penghasilan, di antaranya:

Bantuan atau sumbangan, termasuk di dalamnya zakat. Selain itu, ada juga harta hibahan dari keluarga sedarah, lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, lembaga sosial, dan orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan usaha kecil.

Subjek pajak ada berapa? ›

Subjek pajak juga dibagi menjadi 4 jenis atau bagian. Berdasarkan domisilinya, subjek pajak terbagi menjadi dua yakni pajak penghasilan dalam negeri dan pajak penghasilan luar negeri. Sedangkan, 4 kategori tersebut yaitu orang pribadi, warisan, badan, dan juga BUT (badan usaha tetap).

Apakah but harus berbadan hukum? ›

Disamping itu perusahaan asing dapat menjalankan usaha di Indonesia melalui BUT dimana bukan merupakan badan hukum Indonesia yang artinya BUT adalah bukan wajib pajak dalam negeri.

Apa yang menjadi objek but? ›

Sumber Foto: Kemenkeu. PajakOnline.com—Obyek Pajak Bentuk Usaha Tetap (BUT) menurut Pasal 5 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1994 adalah penghasilan dari usaha atau kegiatan Bentuk Usaha Tetap dari harta yang dimiliki atau dikuasai (Penghasilan BUT sendiri).

Apakah but memiliki NPWP? ›

BUT wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”). Pendaftaran tersebut dilakukan paling lama 1 bulan setelah saat mulai menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia. Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan NPWP secara jabatan jika BUT tidak melaksanakan kewajiban pendaftaran.

Apa saja jenis badan usaha beserta contohnya? ›

Bentuk-Bentuk Badan Usaha di Indonesia, Apa Saja?
  • Koperasi. Dikutip dari Gramedia.com, koperasi adalah suatu badan usaha dengan didasari oleh asas-asas kekeluargaan. ...
  • 2. BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Badan Usaha Milik Negara disebut juga dengan BUMN. ...
  • 3. BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) ...
  • 4. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
24 Feb 2022

PT termasuk jenis usaha apa? ›

PT atau perusahaan terbatas merupakan badan usaha yang berbadan hukum yang terdiri dari pemegang saham dengan tanggung jawabnya yang terbatas sebesar modal yang disetorkan. PT ada yang bersifat terbuka dan tertutup. PT yang terbuka merupakan PT yang sahamnya diperjualbelikan di pasar modal.

Berapa jenis badan usaha yang ada di Indonesia? ›

Secara garis besar, bentuk badan usaha di Indonesia terbagi menjadi empat bagian. Yaitu koperasi, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik swasta (BUMS), dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Bagaimana kriteria yang membuat suatu bentuk usaha dikelompokkan sebagai Bentuk Usaha Tetap BUT? ›

Ketiga kriteria itu antara lain pertama, adanya suatu tempat usaha (place of business) di Indonesia. Kedua, tempat usaha bersifat permanen. Ketiga, tempat usaha digunakan oleh orang pribadi asing atau badan asing untuk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan.

Dalam kondisi apa pajak berganda tidak boleh diberlakukan? ›

Dengan kata lain, penghindaran pajak berganda terjadi ketika beban pajak yang ditanggung oleh wajib pajak atas penghasilan yang diterima sama persis dengan tarif pajak negara domisili atau secara total beban pajak yang ditanggungkan sama seperti tarif negara domisili.

Dimana wajib pajak melaporkan pembayaran pajak? ›

Cara Lapor Pajak Online

Masuk ke laman https://djponline.pajak.go.id. Login dengan nomor NPWP dan kata sandi yang sudah ada, lalu isikan kode unik (captcha) Jawab sejumlah pertanyaan yang tersedia sesuai dengan kondisi dan keadaan WP. Isi formulir SPT dengan benar.

Videos

1. Bentuk Usaha Tetap
(Fahri Fahruriza)
2. Seri Kebijakan & Administrasi PPh II (PPh Badan) 1 "Subyek Pajak"
(Rk Consultant)
3. Macam-Macam Bentuk Usaha
(Kuliah Teknokrat)
4. Pajak Transaksi Internasional - Kriteria Bentuk Usaha Tetap #1 Fixed Place
(BPPK Kemenkeu RI)
5. Perpajakan Internasional: Bentuk Usaha Tetap (BUT) Bagian 2
(LP3 UHAMKA)
6. Pengantar Bisnis BAB 3 Pengertian Dan Bentuk-Bentuk Usaha Di Indonesia
(Erwan Nurhidayat STEKOM)
Top Articles
Latest Posts
Article information

Author: Tish Haag

Last Updated: 11/09/2022

Views: 6693

Rating: 4.7 / 5 (67 voted)

Reviews: 90% of readers found this page helpful

Author information

Name: Tish Haag

Birthday: 1999-11-18

Address: 30256 Tara Expressway, Kutchburgh, VT 92892-0078

Phone: +4215847628708

Job: Internal Consulting Engineer

Hobby: Roller skating, Roller skating, Kayaking, Flying, Graffiti, Ghost hunting, scrapbook

Introduction: My name is Tish Haag, I am a excited, delightful, curious, beautiful, agreeable, enchanting, fancy person who loves writing and wants to share my knowledge and understanding with you.